Lapangan Sepak Bola Belum Terealisasi,Warga Desa Jiungjing Cisoka Kecewa Kepada Kadesnya

Tangerang – (Suara Trans.Co.Id) -Warga Desa Jiungjing Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang – Banten sangat kecewa atas kepemimpinan Kades Nurlela, yang dianggap kurang peduli kepada warganya dan pembangunan lapangan desa yang belum terlaksana. Pada bulan Juli hingga Agustus, lapangan tersebut selalu digunakan setiap tahunnya untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Desa Jiungjing itu sendiri. Jum’at (10/4/26).
Salah satu tokoh masyarakat desa Jiungjing yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa dengan ketidak jelasannya pembuatan lapangan Sepakbola di Desa Jiungjing itu menjadi tanda tanya sangat besar bagi warga, karena kepemimpinan kepala Desa Jiungjing Nurlela dianggap tidak memiliki program unggulan yang bersifat kebutuhan warga. Karena pembangunan lapangan sepakbola itu sangat dibutuhkan warga untuk kegiatan upacara HUT Kemerdekaan RI dan peringatan Hari jadinya Desa Jiungjing sendiri untuk diperingati oleh masyarakat,” ujarnya.
“Dan dengan kegiatan selain upacara juga dilaksanakan nya lomba, seperti memperingati HUT Kemerdekaan RI. Adanya lomba yang digandrungi masyarakat seperti pertandingan sepokbola antar club, lomba lari jarak dekat hingga lomba lari jarak 100 meter baik pria maupun wanita. Bahkan lomba lari karung, permainan klereng hingga tarik tambang antar kelompok dan panjat pinang,” ucapnya lagi.
“Tetapi yang dipikirkan Kepala Desa Jiungjing sepertinya hanya memikirkan kepentingan pribadi saja, sama sekali tidak memikirkan warganya. Jadi sekarang sudah menjadi buah bibir masyarakat desa jiungjing sendiri, tentang perilaku dan sifatnya yang hanya untuk kepentingan diri sendiri. Bahkan ada celotehan warganya, mereka sangat menyesal memilih kepala desa yang sekarang. Karena tidak ada rasa kepedulian terhadap masyarakat desa sendiri, baik pembangunan infrastruktur maupun non infrastruktur, jauh kalau untuk pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM),” tambahnya lagi.
Sementara beberapa warga mengatakan bahwa mereka sangat kecewa sekali, karena di desa jiungjing tidak ada sama sekali memikirkan kemajuan desanya, yang dipikirkan hanya diri sendiri dan tidak ada sifat untuk mengayomi warganya sama sekali. Bahkan melanjutkan celotehan para warga, bahwa untuk mendatang mereka tidak akan lagi memilih kades yang sekarang menjabat,” ungkap para warga.
(Aliman)